5 Penyebab Tas Hermes Mahal Hingga Miliaran Rupiah

5 Penyebab Tas Hermes Mahal Hingga Miliaran Rupiah

Penyebab Tas Hermes MahalSaat ini, brand fashion ini tidak hanya terkenal di kalangan sosialita dan selebritis saja, namun seluruh pencinta mode pasti mengetahui tas yang berlambang kereta kuda ini. Tas Hermes merupakan simbol citra gaya hidup mewah dan glamor, so, tidak heran jika tas ini menjadi incaran para sosialita dan selebritis tanah air. Apalagi mereka sering sekali terlihat menenteng tas Hermes ini pada momen momen spesial.

Akan tetapi, banyak yang masih belum tahu mengapa tas Hermes sangat mahal mulai dari ratusan juta rupiah hingga miliaran rupiah harganya. Bahkan brand fashion ini pernah meluncurkan produk termahalnya, tas Himalaya Birkin, yang mencapai 7 miliar rupiah. Pasti penasaran kan apa sih penyebab tas hermes mahal hingga miliaran rupiah? Berikut ini beberapa ulasan yang wajib kamu ketahui.

Penyebab Tas Hermes Mahal
Sumber: Instagram

Bahan Yang Digunakan Berkualitas Premium

Tas Hermes dibuat dari bahan bahan yang super premium yaitu kulit binatang asli. Beberapa binatang yang kulitnya diambil sebagai bahan baku tas Hermes ini di antaranya adalah buaya Florida dan Australia, rusa, banteng Pakistan, anak sapi India, dan ikan hiu Thailand. Proses pembuatan bahan baku ini dilakukan dengan sangat hati hati. Pasalnya, untuk memperoleh kulit yang berkualitas memang tidak mudah. Setiap binatang yang diambil kulitnya tidak boleh terluka sedikit pun supaya kulitnya tidak cacat.

Salah satu seri Hermes yang nilainya sangat fantastis adalah seri Birkin, khususnya Hermes Birkin Himalaya Crocodile, yang harganya mencapai 7 miliar rupiah. Dilansir dari situs wolipop.detik.com, tas seri ini bertabur emas dan berlian yang ditabur secara acak serta dilengkapi dengan gembok kecil berlapos emas putih 18 karat yang ditaburi 40 berlian. Gila kan ya? Bahkan tas seri ini dibuat menggunakan bahan baku kulit buaya jenis Niloticus yang diambil dari sebuah penangkaran di sekitar sungai Nil, Afrika.

Penyebab Tas Hermes Mahal
Sumber: Viva

Bukan Buatan Mesin Alias Handmade

Berbeda dengan tas produksi pabrik, tas hermes ini dibuat menggunakan tangan. Tidak sembarang orang bisa menjadi pengrajin tas Hermes. Pengrajin baru harus mengikuti pelatihan kerja terlebih dahulu selama kurang lebih setahun sebelum benar benar dipercaya untuk membuat tas ini. Setiap tas dikerjakan oleh satu pengrajin dan membutuhkan waktu sekitar 48 untuk menyelesaikan satu tas. Mungkin kamu berpikir satu tas bisa diselesaikan dalam 2 hari saja? Tentu saja tidak. Pengerjaan satu tas bisa memakan waktu sekitar satu minggu. Inilah yang menjadi penyebab tas Hermes mahal hingga miliaran rupiah.

Selain itu, semua pengrajin tas Hermes ini tidak menggunakan peralatan dari perusahaan lo, tapi mereka menggunakan peralatan mereka sendiri. Para pengrajin hanya diberikan desain dasar saja, sehingga tas yang dihasilkan tidak ada yang sama persis satu sama lain. Bahkan dalam seri yang sama pasti memiliki perbedaan karena di tangan oleh pengrajin yang berbeda. Hal ini yang membuat tas Hermes ini limited edition yang dirancang khusus untuk pembelinya.

Penyebab Tas Hermes Mahal
Sumber: Viva

Pewarnaan Yang Sempurna

Penggunaan bahan utama kulit asli bukanlah hal yang mudah karena sebagian besar bahan baku tas diambil dari kulit buaya, ular, dan binatang lainnya yang rentan memiliki luka. Oleh karena itu, untuk menutupinya diperlukan teknik khusus untuk pewarnaannya. Proses pewarnaan ini tidaklah mudah dan membutuhkan waktu berjam jam. Semakin terang warna tas semakin sulit proses yang perlu dilakukan.

Berbeda dengan seri Hermes lainnya yang dibuat dengan warna netral, seri Hermes Birkin dibuat dengan warna pelangi yang terang dan mencolok. Menurut dari dari BBC, sejak debut pertamanya Hermes telah memproduksi lebih dari 25 jenis warna biru saja, seperti  Blue Jeans, Mykonos, Blue Roi, dan sebagainya. Satu lagi fakta menarik, Hermes Birkin Himalayan Crocodile merupakan seri yang paling mahal. Namun Himalayan disini bukanlah tempat asal buaya itu diambil, tetapi Himalayan merupakan jenis warna putih yang dikombinasi dengan warna cokelat seperti warna gunung Hilamaya yang berlapis salju.

Penyebab Tas Hermes Mahal
Sumber: Kompas

Eksklusif

Citra eksklusif ini melekat pada brand fashion satu ini karena mulai dari bahan premium yang digunakan, pembuatannya yang terbatas, dan statusnya di dunia mode. Hal inilah justru menjadi daya tarik tersendiri bagi fashionita di kalangan atas.

Saat awal peluncuran tas Hermes pada tahun 1984, antusias masyarakat masih sangat rendah untuk menerima merek ini. Akan tetapi pada pertengahan tahun 1990, Hermes mulai dikenal dengan sebutan ‘it-bag era’. Hermes mendapatkan sebutan ini karena pada taun tersebut Hermes dianggap sebagai tas ikonik yang didefinisikan sebagai symbol status yang trendi. Sejak saat itu, hermes mulai dikenal dan mendapat tempat yang special di dunia mode.

Selain itu, karena dibuat dengan tangan, maka produksi tas juga terbatas sekalipun permintaan tinggi. Berdasarkan hukum ekonomi, ketika permintaan tinggi namun stok barang terbatas akan berpengaruh pada harga barang tersebut. Untuk mendapatkan tas Hermes, pembeli harus rela preorder dan menunggu dalam waktu yang cukup lama, bahkan hingga bertahun tahun lamanya. Bahkan, tas Hermes tidak bisa dibeli oleh sembarang orang, melainkan mereka yang sudah terdaftar sebagai pelanggan VIP. Hal ini lah yang membuat tas Hermes bernilai sangat mahal.

Penyebab Tas Hermes Mahal
Sumber: Instagram

Bernilai Investasi

Berdasarkan penelitian dari penjual barang bekas online, Baghunter, bahwa tas Hermes bisa dijadikan sebagai asset yang bernilai investasi tinggi, bahkan lebih tinggi dari nilai emas dan pasar saham. Baghunter juga menjelaskan nilai investasi tas Hermes, khususnya seri Birkin, mengalami peningkatan hingga 500% dalam 3.5 dekade ini dan diperkirakan akan kembali naik sebanyak dua kali lipat dalam satu dekade ke depan.

Dilansir dari Racked, tas hermes memiliki nilai investasi lebih baik dari merek tas mewah lainnya. Keuntungan dari investasi tas Hermes ini bisa mencapai 72% hingga 130% dari harga belinya. Sedangkan merek tas mewah lainnya seperti Channel, Dior, dan lain lain hanya mencapai 85% dari harga beli.

Contoh nyata sebuah tas hermes Kelly yang dibeli pada tahun 1980 dengan harga US$4000 atau setara dengan Rp53 juta, kini seiring berjalannya waktu tas tersebut berada di angka US$10.000 hingga US$20.000 atau setara dengan Rp133 Juta hinga Rp270 Juta.

Penyebab Tas Hermes Mahal
Sumber: Kompas

Pada pertengahan tahu 2016, tas Hermes Chaine d’ancre yang dirancang oleh Pierre Hardy memecahkan rekor sebagai tas termahal didunia dengan mencapai angka Rp26,7 Miliar. Hal ini karena tas ini dibuat secara eksklusif dari rantai yang berhiaskan duri emas dan bertabur 1160 berlian 34 karat. Selain itu, waktu pengerjaan yang lama hingga 2 tahun dan jumlah yang sangat terbatas, hanya ada tiga di dunia, membuat harga tas seri ini melambung hingga 10 kali lipat hanya dalam beberapa tahun saja.

Jadi tidak heran kan kenapa itu semua menjadi penyebab tas Hermes mahal hingga miliaran rupiah. Bahkan satu buah tas bisa ditukar dengan mobil sport mewah seperti Ferrari dan Lamborghini.

So, bagaimana? Masih berminat untuk memilikinya?

Baca Juga:  Hijab Fashion Untuk Tampilan Professional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *