Cara Mengenali Diri Sendiri Agar Bahagia Dalam Menjalani Hidup

Cara Mengenali Diri Sendiri Agar Bahagia Dalam Menjalani Hidup

World Happiness Report merupakan upaya pengukuran kebahagiaan yang dilakukan setiap tahun dengan membandingkan negara-negara yang terdaftar dalam PBB. WHR baru saja merilis data-data negara yang bahagia didunia dengan total 156 daftar negara yang tercatat terdaftar dalam perangkingan.

Indonesia tercatat berada pada urutan ke-92 tahun ini. Berdasarkan data tahun sebelumnya Indonesia mengalami penurunan peringkat, yaitu pada urutan ke-88 jadi 92. Oleh karena itu, dalam artikel dibawah ini akan membahas cara mengenali diri sendiri agar bahagia dalam menjalani hidup.

1. Tentukan Tujuan Yang Pasti

Hidup tentulah harus memiliki suatu tujuan hidup yang pasti. Dengan adanya suatu tujuan pasti yang seseorang tersebut akan memotivasi diri seseorang untuk melakukan yang terbaik demi tercapainya tujuan tersebut.

Menurut riset, para siswa yang mendapat skor tinggi dalam kesadaran metakognitif atau kemampuan untuk mengolah diri. Sehingga, ketika anak-anak bermain dapat membuat pendapat yang lebih efektif dan menetapkan tujuan serta jelas dan mampu mengambil tindakan yang strategis.

Dengan adanya bukti riset tersebut bisa dilihat bahwa anak-anak dapat berfikir dengan simple apabila memiliki suatu tujuan yang jelas tentu akan dicapainya. Orang dewasa tentu mampu untuk melakukan hal yang sederhana tersebut.

2. Kendalikanlah Rasa Cemas Berlebih Dalam Diri

Manusia memang mempunyai akal pikiran yang dapat digunakan berpikir. Namun, manusia juga memiliki panca indra lainnya yang dapat membuat sakit hati orang lain. Melalui mulut seseorang dapat mendapatkan pemikiran yang berlebih.

Dengan melontarkan opini atau pendapat kepada orang lain tanpa memikirkan dampaknya terhadap orang tersebut. Bisa jadi opini tersebut merupakan opini yang buruk sehingga membekas pada pikiran orang yang dituduh tersebut terhadap kata-kata yang tidak seharusnya dilontarkan begitu saja.

Baca Juga:  Pantaskan Diri, Maka Jodoh Akan Datang Di Saat Semua Siap

Karena adanya hal tersebut tentu saja akan menyebabkan pemikiran seseorang yang bermacam-macam. Karena banyak dari kalangan anak-anak hingga dewasa yang menelan mentah-mentah opini tersebut. Walaupun, seharusnya opini tersebut tidak usah dipikirkan secara mendalam.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi. Tentu saja harus ada tindakan atau pemikiran yang menhancurkan kata atau dampak negatif tersebut. Contohnya apabila seseorang bisa Mengendalikan rasa cemasnya tersebut bisa membantu untuk berempati kepada orang lain.

Oleh karena itu, sebaiknya janganlah dengan mudah menelah info yang diberikan oleh orang disekitar secara mentah-mentah ditelan secara bulat. Tanpa berfikir fakta yang sebenarnya telah terjadi dalam studi kasus. Tetapi harus Dicerna dan dipikirkan terlebih dahulu.

3. Berbicara Dengan Teman yang Berwawasan Luas Atau Ahli Psikolog

Pada poin ini memang sangat perlu adanya bantuan teman sekitar yang kita percaya. Memang benar seseorang perlu memiliki ruang untuk menyimpan rahasianya sendiri. Namun, apabila seseorang sudah berada di titik terendah bukan tidak mungkin membutuhkan bantuan teman.

Dengan adanya teman yang dipercaya dan seseorang ini bercerita mengenai masalahnya, maka beban yang ditahan oleh seseorang ini akan terasa sangat diringankan. Akan menjadi masalah yang serius apabila orang tersebut tidak memiliki teman dekat yang bisa diajak bercerita.

Tidak ada salahnya apabila memerlukan bantuan seorang psikolog maupun psikiater. Yang tentunya juga akan sangat membantu meringankan beban yang sedang ditahan oleh seseorang dengan penanganan yang tepat.

Memang benar untuk mendapatkan seorang psikolog atau psikiater yang cocok dan sejalan dengan pemikiran seseorang itu sangat sulit. Namun, harus sabar dan dengan perlahan mencoba melakukan konsultasi kepada seorang ahli untuk mengetahui diri sendiri.

4. Evaluasi Diri Sendiri Dengan Pertanyaan

Hal ini sangat penting adanya untuk mengevaluasi diri sendiri. Dengan mengetahui kekurangan yang dimiliki oleh diri sendiri tanpa orang tahu bagaimana kesalahan atau kekurangan yang kita miliki. Terkadang hal tersebut juga susah apabila tidak dengan bertanya.

Baca Juga:  10 Peluang Bisnis Untuk Ibu Rumah Tangga Dengan Modal Kecil

Evaluasi dengan bertanya disini, seperti contoh apakah pada hari ini telah melakukan kebaikan kepada orang di sekeliling. Tentunya jawaban atas pertanyaan yang telah dilontarkan oleh diri sendiri akan dijawab oleh diri sendiri bukan orang lain.

Jawaban tersebut merupakan jawaban dari diri sendiri tentu saja akan mempermudah diri sendiri dalam menganalisa dan mengevaluasi diri. Dengan tujuan memperbaiki kekurangan yang ada dalam diri supaya tidak menjadi boomerang yang menyakiti diri sendiri.

5. Berbicaralah Pada Diri Sendiri

Poin ini hampir sama dengan poin diatas. Namun, yang menjadi perbedaan ialah adanya tujuan untuk mengevaluasi diri. Dalam poin ini lebih menekankan untuk mengikuti kata hati atau bertindak sesuai dengan perasaan.

Bukan berarti bertindak dengan pikiran atau logika tersebut tidak baik, tetapi sama baiknya. Namun, apabila kedua hal tersebut berjalan seimbang akan menjadi lebih baik. Dengan berbicara pada diri sendiri akan baik pada kesehatan mental.

6. Temukan Minat Dan Bakat Dalam Diri

Mempunyai minat dan bakat merupakan salah satu hal dasar yang dimiliki oleh setiap orang. Minat dan bakat ini tentunya sangat membantu untuk mengenali diri sendiri dan tentu saja menghindari dari sesuatu hal yang negatif.

Memiliki minat dan bakat dapat membuat diri sendiri menjadi dapat melampiaskan kesal, marah, sedih dengan mengekspresikan segala bentuk kekecewaan yang dalam dalam hidup seseorang. Sehingga, hal tersebut juga dapat mengenali siapa diri ini sebenarnya.

7. Meluangkan Waktu Untuk Menulis Dalam Jurnal

Dalam sehari sebaiknya, seseorang mempunyai waktu untuk meluangkan waktu dirinya untuk menulis apapun yang menjadi keluh kesahnya pada hari itu. Yang bisa ditulis dalam suatu jurnal atau buku diari yang hanya diri sendiri yang membuka dan membacanya.

Baca Juga:  Belajar Dari Kegagalan Mark Zuckerberg

Dengan menulis juga dapat mengekspresikan siapa diri kita, serta dengan menulis dapat membantu pemikiran yang lebih luas. Serta dapat juga mengurangi pemikiran yang berlebih pada diri seseorang atau menghindari penyakir mental atau stress.

8. Berolahraga Sehari Sejam

Cara selanjutnya, yaitu dengan melakukan olahraga. Lebih baik dilakukan saat pagi hari sebelum memulai rutinitas sehari-hari. Dari berolahraga ini seseorang tentunya akan menghirup udara bersih atau oksigen dengan lebih banyak.

Sehingga, untuk aliran pernapasan akan semakin baik dan membuat diri sendiri menjadi fokus terhadap apa yang akan memulai hari pada hari itu. Serta, memberikan efek yang menenangkan atau tidak terlalu tergesa-gesa.

Waktu yang tepat untuk melakukan olahraga ialah pagi hari sebelum memulai aktivitas, serta dilakukan sebaiknya sekitar 30 menit hingga satu jam. Sehingga membuat tubuh menjadi panas dan siap untuk memulai aktivitas pada hari itu dengan kata lain siap memulai petualangan yang seru.

Olahraga yang sangat dianjurkan untuk meningkatkan tingkat fokus terhadap suatu titik fokus atau benda. Merupakan olahraga senam lantai ataupun yoga, karena yoga sangat membuat tubuh rileks, santai dan dapat membuat seseorang mudah untuk fokus.

Cara-cara diatas merupakan cara yang umum dilakukan dan disarankan oleh semua orang. Yang perlu diingat jangan menelan kata-kata orang secara bulat tanpa mencernanya terlebih dahulu. Seperti itu dan sekian cara mengenali diri sendiri agar bahagia dalam menjalani hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *