Kesuksesan Kolonel Harland Sander dan Sejarah Singkat KFC

Kesuksesan Kolonel Harland Sander dan Sejarah Singkat KFC

Siapa yang tidak tahu Kolonel Harland Sanders, jika Anda belum mengenalnya pastinya tahu KFC. Makanan yang satu ini saat ini ada di hampir semua negara. Kesuksesannya ternyata tidak semudah mengedipkan mata. Kolonel Harland melalui banyak perjalanan inspiratif menuju kesuksesan.

Setiap harinya, ayam goreng resep Kolonel bisa dinikmati lebih dari satu miliar di seluruh dunia. Namun tanpa disangka, di balik kesuksesannya itu, Harland Sanders sempat bekerja sebagai kuli hingga tukang parkir.

Pada saat bekerja sebagai kuli, biografi Kolonel Harland Sanders dimulai dengan mendapat upah tidak lebih dari enam belas sen. Selain itu, ia juga pernah bekerja sebagai tukang parkir. Di tahun 1906, ia kemudian masuk tentara angkatan darat dan dikirim ke Kuba, hingga dirinya pensiun.

Di masa pensiunnya, Kolonel hidup dengan mengandalkan uang pensiunan. Namun itu tidaklah cukup, sampai akhirnya ia bergabung menjadi tim pemadam kebakaran kereta api. Pada masa–masa itu juga, ia belajar hukum melalui koresponden, dan terus menggali kemampuannya hingga ia memperoleh ijazah di bidang hukum.

Membuka Rumah Makan

Ceritanya ada seorang penjual asongan yang berkata kalau di kota ini tidak ada rumah makan yang bagus, sehingga siapa saja bisa makan di dalamnya dengan nyaman. Harland pun mengiyakan pendapat itu.

Dalam benaknya bergejolak keinginan untuk mendirikan sebuah rumah makan. Tak ada satu pun orang yang sangka kalau komentar pedagang asongan itu akan menjadi cambuk dalam kehidupan Harland Sanders yang kemudian mengubah nasibnya. Rumah makan tersebut melahirkan sebuah gebrakan dalam menyajikan menu makanan tercepat.

Baca Juga: Oprah Winfrey – Biografi, Network, Show, & Fakta

Kolonel Harland pada saat itu berkata, sungguh, sepintas ia pernah berpikir bahwa sesuatu yang paling mengesankan yang pernah ia lakukan di masa silam adalah memasak.

“Sebagaimana saya ketika menjual apa yang saya masak, maka masakan saya pasti tidak akan lebih jelek dari masakan para pemilik rumah makan yang ada di kota iní,” ungkapnya.

Ia memulai dari sebuah ruangan kecil, yaitu sebuah gudang di belakang stand pelayanan mobilnya. Ia telah mengubahnya menjadi sebuah rumah makan kecil yang menjual ayam goreng dan sayur segar.

Rumah makan Kolonel Harland begitu terkenal. Agar dapat membuka tempat makan, ia tidak merasa kesulitan, yaitu hanya dengan menutup pom bensinnya dan mengubahnya menjadi sebuah rumah makan yang ia beri nama “Café Sanders”.

Pada tahun 1930, usahanya semakin berkembang. Rumah makannya kini dipenuhi seratus empat puluh dua orang. Mengingat cintanya terhadap pengembangan dan pendidikan yang terus menerus dalam hal apa pun, akhirnya ia mengikuti sebuah pelatihan tentang manajemen rumah makan dan hotel selama delapan minggu di Universitas Cornell.

Awal Suka Ayam Goreng

Harland Sanders adalah seorang penggemar ayam goreng, hanya saja tidak memakai cara klasik, yaitu dengan memakai minyak yang tidak bisa menghasilkan rasa seperti yang diinginkannya. Pada tahun 1939, ia menemukan cara jitu untuk menggoreng ayam.

Baca Juga: Kunci Sukses Nadiem Makarim Sang Pendiri Gojek

Salah satu hal yang membantu penemuan barunya tersebut adalah penemuan pressure cooker atau panci bertekanan yang dapat menghasilkan ayam lezat dan segar dalam waktu sepuluh detik dengan cara dikukus di atas uap.

Resep Sebelas Bumbu Rahasia KFC

Cara tersebut sangat baik sebab tanpa menghilangkan rasa dan bau serta tidak menggunakan minyak. Setiap tahun, Kolonel Harland selalu melakukan percobaan untuk ayam gorengnya hingga akhirnya ia menemukan resep spesial ayam goreng yang terdiri dari rempah–rempah dan bumbu–bumbu yang dikenal dengan ‘Sebelas bumbu rahasia KFC.’

Harland Sanders kemudian menerima pangkat kolonel berkat di tahun 1949. Keberhasilannya ini diraih di wilayah Kentucky. Meski begitu ia lebih senang dipanggil bisnisman.

Baca Juga: 15 Kisah Pengusaha Sukses Bangun Bisnis dari Nol

Kemudian Harland Sanders mendapatkan tawaran untuk menjual rumah makan tersebut dengan harga seratus enam puluh empat ribu dolar tepat di tahun 1953. Meski harganya cukup tinggi, tapi Harland Sanders tetap menolaknya.

Jatuh Bangun Membangun Bisnis

Jeda beberapa tahun, tata letak kota Kentucky pun mengalami perubahan yang cukup banyak. Sehingga rumah makan tidak lagi bisa menarik pengunjung. Hal inilah yang menyebabkan Harland terpaksa menjual melalui pelelangan terbuka dengan harga tujuh puluh lima ribu dolar. Jumlah ini sengaja untuk membayar utang-utangnya.

Mendapatkan 1000 Lebih Penolakan

Sang Kolonel memutuskan untuk pensiun. Dia mendapatkan uang sejumlah seratus lima dolar dari jaminan sosial milik Harland Sanders sendiri dan juga milik istrinya. Meski dengan kondisi jiwa yang remuk dan serba kekurangan, akan tetapi Harland Sanders tidak menyerah.

Saat itu Harland Sanders mencoba untuk menjual resep ayam goreng ala KFC ke rumah makan di wilayah Outta, Amerika Serikat. Bahkan ia rela turun ke pasar-pasar untuk mempromosikan ide jualan ayam KFC-nya meski sudah tua dan terserang penyakit rematik.

Baca Juga: Aku Terlahir Sederhana, Hidup Susah Bagiku Sudah Biasa

Ia bahkan kadang tidur di dalam mobil demi mencukupi pembayaran hotelnya. Selama dua tahun berkeliling, ia hanya dapat memuaskan lima rumah makan saja. Resep ayam yang ditawarkannya lebih banyak mendapat penolakan dan ditertawakan. Selama dua tahun berkeliling menawarkan resepnya ada lebih dari 1000 penolakan yang ia terima. Tanpa kenal menyerah dan yakin akan berhasil, ia terus berusaha.

Usaha yang Tak Kenal Lelah

Akhirnya resep ayam gorengnya banyak di sukai oleh masyarakat Amerika ketika itu. Perjuangannya yang tak mengenal lelah terbayar dengan lakunya resep ayam gorengnya. Saat usia Kolonel Harland menginjak tujuh puluh tahun, jumlah rumah makan yang menjadi bagian dari franchise KFC-nya mencapai dua ratus di Kanada dan USA. Sungguh pencapaian yang luar biasa.

Setelah sukses dengan jumlah ini, Harland Sanders berhenti berkeliling karena banyak orang yang datang ke tempat tinggalnya untuk berkonsultasi. Akhirnya, dia membantu sang istri untuk meracik resep makanan yang terdiri dari beberapa jenis tanaman rempah-rempah. Kemudian ia menjualnya melalui pos. Hingga saat ini, resep tersebut tidak diketahui kecuali segelintir orang yang tidak lebih dari jumlah jari satu tangan.

Sukses di Usia 70 Tahun

Ketika tahun 1963, jumlah rumah makan miliknya mencapai enam ratus tempat. Jumlah ini terlalu banyak dan tidak mungkin dia pikul sendiri. Oleh karenanya, ia pun memutuskan untuk menjual bisnis waralaba KFC-nya kepada Jhon Brown Junior dan seorang milioner, Jack Mass seharga satu juta dolar.

Selain itu, darinya Sanders juga mendapat gaji setiap bulan seumur hidup sebesar empat puluh ribu dolar (kemudian mengalami kenaikan menjadi tujuh puluh lima ribu dolar) sebagai ganti dari peranannya sebagai konsultan, iklan yang telah dia publikasikan, dan jabatannya sebagai direktur utama perusahaan.

Harland Sanders Wafat

Tepat pada tahun 1980 Harland Sanders meninggal dunia dan dimakankan di Louisville. Bisnis waralaba KFC dibeli oleh perusahaan Pepsi Cola dengan harga delapan ratus empat puluh juta dolar.

Pada tahun 1995, jumlah rumah makan tersebut mencapai sembilan ribu. Pegawainya mencapai tujuh ratus lima puluh ribu orang di sembilan puluh dua negara sedunia pada tahun 2005.

Tak ada kata terlambat untuk memulai usaha walaupun di usia sangat tua. Itulah yang dibuktikan oleh Kolonel Harland Sanders. Kisah inspiratif berproses dalam berusaha dari pendiri KFC ini sangat pantas untuk disimak.

Baca Juga:  Kunci Sukses Nadiem Makarim Sang Pendiri Gojek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *