Kunci Sukses Nadiem Makarim Sang Pendiri Gojek

Kunci Sukses Nadiem Makarim Sang Pendiri Gojek

Kehadiran aplikasi Gojek sangat membantu masyarakat saat ini untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Mulai dari pesan makanan, kendaraan, pijat, bersih-bersih rumah, dan masih banyak lagi. Di balik kesuksesan Gojek, terdapat sosok pendirinya, yakni Nadiem Makarim yang baru-baru ini dilantik menjadi menteri pendidikan dan kebudayaan. Seperti apa kunci sukses dari pendiri Gojek ini?

Tidak Setengah-Setengah dalam Menjalani Karir

Nadiem Makarani memulai kariernya di dunia bisnis pada tahun 2016. Dia menjadi seorang konsultan manajemen dan menyelesaikan pendidikan pasca sarjananya di Harvard Business School. Setelah dia berhasil mendapatkan gelar MBA, Nadiem langsung terjun secara total ke dunia bisnis dengan membangun e-commerce Zalora Indonesia.

Di tahun yang sama, dia juga menjabat sebagai Managing Director. Setelah berhasil membawa Zalora menjadi sebuah e-commerce yang sukses, dia mencoba tantangan baru dengan menjadi CIO atau Chief Innovation Officer untuk Kartuku. Hingga pada akhirnya, Nadiem mendirikan Gojek dan menjadi CEO Gojek yang sudah digelutinya dari tahun 2011 hingga saat ini.

Dalam merintis karir dan menjalankan karir, Nadiem tidak pernah setengah-setengah. Dia menjalankan karirnya dengan sepenuh hati dan fokus. Sebelum menjabat menjadi menteri, Nadiem terus fokus mengembangkan Gojek. Bahkan, pada Mei tahun 2018, Gojek mengumumkan rencana ekspansi bisnis tersebut ke negara-negara tetangga seperti Vietnam, Singapura, Thailand, dan Filipina.

Baca Juga: Oprah Winfrey – Biografi, Network, Show, & Fakta

Pandai Melihat Peluang

Sebetulnya, ide Nadiem dalam mendirikan Gojek tidak lepas dari kehidupan sehari-harinya. Nadiem adalah seorang pecinta jasa ojek. Dia merasa lebih nyaman saat menggunakan jasa ojek ketimbang menggunakan taksi atau mengendarai kendaraan pribadi.

Idenya dalam mendirikan ojek online ini tercetus saat dia mengobrol dengan ojek langganannya. Si tukang ojek tersebut berkisah jika dia lebih banyak menghabiskan waktu di pangkalan dan harus bergilir dalam menerima penumpang dengan para ojek lainnya walaupun dengan risiko penumpang sedang sepi.

Lalu, Nadiem menyadari bahwa kemajuan teknologi saat ini seperti internet dan smartphone dapat membantu banyak tukang ojek dan juga orang-orang yang membutuhkan jasa ini dengan lebih praktis dan mudah. Tukang ojek tidak harus bosan menunggu pelanggan atau penumpang di pangkalan, dan penumpang juga tidak harus repot mencari tukang ojek di pangkalan ojek untuk memesan ojek.

Baca Juga: 15 Kisah Pengusaha Sukses Bangun Bisnis dari Nol

Memiliki Inovasi yang Tinggi

Nadiem juga merupakan sosok yang memiliki inovasi yang tinggi. Sebenarnya, menjadi seseorang yang inovatif tidak harus menunggu keajaiban atau ilham datang. Hal-hal sederhana atau kecil yang Anda olah dengan baik bisa menjadi ide dan juga inovasi. Seperti Gojek yang saat ini tidak hanya dipakai untuk antar jemput saja, namun juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya.

Mulai dari membeli makanan secara delivery, mengantar barang, bersih-bersih rumah, menyewa tukang pijat, dan masih banyak lagi. Nadiem sendiri benar-benar memfokuskan gojek menjadi platform yang menjawab kebutuhan masyarakat sehari-hari. Selain itu, dia juga menjadikannya menjadi lebih mudah untuk dijangkau dengan harga yang murah sehingga layanan Gojek bisa dinikmati oleh siapapun.

Baca Juga: Aku Terlahir Sederhana, Hidup Susah Bagiku Sudah Biasa

Menciptakan Kebutuhan Baru

Tanpa kita sadari, sekarang ini banyak orang yang benar-benar tidak dapat lepas dari kehadiran aplikasi Gojek. Masyarakat yang awalnya tidak terlalu suka menggunakan jasa ojek karena harganya yang mahal dan sulit untuk ditemukan, menjadi menyukai jasa ini karena Gojek mudah diakses dengan mudah dan murah.

Begitu pula dengan fitur Gofood yang memudahkan orang-orang untuk membeli makanan tanpa harus antri. Bahkan, makanan juga langsung diantar ke depan rumah. Yang tadinya orang-orang harus memasak terlebih dahulu atau keluar mencari makanan saat merasa lapar, kini mereka bisa memesan makanan dengan mudah melalui ponsel mereka.

Baca Juga: Masa Lalu Biarlah Berlalu Masa Depan Teruslah Kau Pacu

Menciptakan Lapangan Pekerjaan Baru

Dengan kehadiran Gojek, jumlah pengangguran di Jakarta atau kota-kota besar lainnya menjadi berkurang. Tidak hanya sukses dalam memberikan pekerjaan untuk banyak orang, Gojek juga telah membantu banyak UKM dalam mengembangkan bisnis mereka.

Bahkan, banyak juga tempat makan yang dapat dikenal secara luas karena kehadiran toko atau bisnis mereka di platform Gofood. Tidak hanya itu, berbagai UKM lain seperti salon, bengkel, dan tukang pijit juga terbantu karena adanya platform GoLife yang menghadirkan Go-Auto, Go-Glam, dan masih banyak lagi.

Senang Belajar

Nadiem Makarani merupakan pribadi yang menghargai waktu untuk belajar. Bahkan, seluruh hidupnya dia dedikasikan untuk terus belajar, berinovasi, dan menambah pengalaman. Nadiem sendiri diketahui bersekolah di luar negeri sejak SMA. Lalu, dia melanjutkan pendidikan jenjang sarjananya di International Relations di Brown University, Amerika Serikat.

Setelah itu, dia melanjutkan pendidikan pasternya di Harvard University Business School. Dia mendapatkan banyak pengalaman selama bersekolah dan berkuliah dan menambah wawasannya dalam berbisnis. Dalam berbisnis sekalipun, dia juga terus belajar dan pandai melihat peluang.

Mendengarkan Pendapat Konsumen

Nadiem sendiri bercerita jika perusahaan rintisan yang dia bangun melalui beberapa fase. Dalam skalatertentu, ada beberapa hal yang perlu dia lakukan agar perusahaan rintisannya terus berkembang. Pada awalnya, Nadiem tidak merencanakan adanya Gopay dan Gofood di awal berdirinya Gojek.

Akan tetapi, konsumen mengeluh mengenai tidak adanya uang kembali ketika menggunakan layanan berbagi tumpangan atau ride-hailing. Konsumen Gojek juga awalnya menginginkan adanya fasilitas pesan antar makanan. Dengan mendengarkan pendapat konsumen tersebut,

Nah, berdasarkan informasi dari konsumen tersebut, pada akhirnya Gojek meluncurkan Gopay dan Gofood sebagai jawaban dari pendapat konsumen tadi. Dengan kata lain, jangan ragu untuk mendengarkan keinginan dan kebutuhan konsumen agar bisnis yang didirikan bisa berkembang.

Berani Mengambil Risiko dan Bergerak Cepat

Salah satu kunci keberhasilan Nadiem dalam mendirikan Gojek adalah dia berani mengambil risiko dan bergerak secara cepat. Sebelum kompetitor masuk ke dalam pasar yang dibuka oleh Gojek, Gojek mengambil risiko besar dengan memberikan subsidi dalam jumlah yang besar. Terutama saat memberikan berbagai inovasi baru seperti Gofood, Goclean, dan lain sebagainya.

Kesuksesan Gojek juga tidak terlepas dari keberanian Nadiem saat menjadikan Gojek sebagai pekerjaan full time-nya. Meskipun dirinya mengetahui jika 1 dari 10 perusahaan rintisan berakhir dengan kegagalan. Karena keberanian Nadiem dalam mengambil risiko, Gojek bisa berkembang pesat hingga saat ini.

Jangan Lupa Lakukan Survei

Nadiem juga tidak lupa untuk melakukan survei dalam mengembangkan bisnisnya. Dia selalu menjadikan data sebagai landasan berbagai langkah yang akan dia ambil dalam berbisnis. Anda bisa mencontoh kunci sukses Nadiem ini dengan melakukan riset dan survei terkiat dengan perencanaan bisnis Anda.

Misalnya, seperti melihat seberapa besar peluang bisnis Anda di dalam sebuah wilayah atau suatu komunitas masyarakat. Selain itu, jangan lupa juga untuk menentukan pemasaran yang tepat. Hal tersebut berkaitan dengan pengenalan bisnis Anda ke masyarakat luas.

Nah, itu dia ulasan mengenai kunci sukses Nadiem Makarim sang pendiri Gojek yang patut kita contoh. Menjadi orang yang sukses seperti Nadiem tentunya tidak lepas dari berbagai proses, usaha keras, dan juga asam garam dalam berbisnis. Siapapun bisa menjadi sukses seperti pendiri Gojek ini asalkan mau berusaha keras dan tidak pernah menyerah.

Baca Juga:  Belajar Dari Kegagalan Mark Zuckerberg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *