8 Tempat Wisata Daerah Solo Jawa Tengah Paling Populer

8 Tempat Wisata Daerah Solo Jawa Tengah Paling Populer

Weedhus Dot Com – Solo atau dikenal juga dengan Surakarta terus berbenah hingga menjadi sebuah kota metropolitan yang nyaman dihuni. Pembangunan infrastruktur serta fasilitas umum berhasil membuat wajah kota Solo semakin berseri. Walau dalam berbagai aspek kota Solo mendapat sentuhan modernisasi, namun sebagian besar tradisi Jawa masih terus dipertahankan. Sehingga atmosfer budaya Jawa masih terasa sangat kental di sini.

Banyak hal yang membuat Solo menjadi pusat perhatian. Salah satunya potensi wisata yang dimilikinya. Begitu banyaknya tempat wisata, tak ayal membuat wisatawan membutuhkan waktu lebih lama berada di Solo. Ingin tahu apa saja tempat wisata daerah Solo Jawa Tengah paling populer dan harus masuk dalam daftar perjalanan wisatawan domestik maupun mancanegara? Berikut daftarnya:

Keraton Surakarta

Keraton Surakarta merupakan tempat wisata daerah Solo Jawa Tengah paling populer yang tidak terbantahkan. Sama halnya dengan Keraton Yogyakarta yang nyaris tak pernah sepi, Keraton Surakarta pun senantiasa sarat pengunjung. Ini adalah tempat yang paling direkomendasikan bagi wisatawan yang ingin sekaligus menambah wawasan mengenai sejarah Solo.

Keraton Surakarta dibangun pada tahun 1744 oleh Susuhunan Pubuwana II, tepat satu tahun setelah Keraton Kartasura hancur lebur karena peristiwa Geger Pecinan. Komplek Keraton terbagi atas beberapa bagian yakni, Alun-alun Kidul, Alun-alun Lor, Situ Hinggil Lord an Kidul, Sasana Sumewa, Kedaton, Kemandungan Lord an Kidu, Sri Manganti Lord an Kidul, serta Kamangan. Setiap bagian memiliki fungsi yang yang berbeda. Salah satunya difungsikan sebagai museum untuk mengabadikan berbagai barang-barang peninggalan kesunan, seperti gamelan, pusaka keraton, juga cinderamata pemberian raja-raja Eropa.

Sampai sekarang, Sri Sunan masih bertempat tinggal di keration ini. Pada hari-hari tertentu diadakan hajatan besar yang dapat dihadiri oleh siapa saja tanpa terkecuali.

Keraton Surakarta
Sumber: Jogja Empat Roda

Taman Balekambang

Suasana asri menjadi daya tarik tempat wisata daerah Solo Jawa Tengah yang dinamakan Taman Balekambang ini. Walau bukan tempat wisata baru, tapi nyatanya popularitas Taman Balekambang tak kunjung redup. Hal itu dibuktikan dengan jumlah wisatawan yang berdatangan. Di akhir pekan atau libur nasional, tempat ini akan dipadati oleh pengunjung dari dalam dan luar kota/neger.

Taman Balekambang merupakan lahan seluas 10 hektare yang dimanfaatkan sebagai pusat seni budaya dan rekreasi. Dibangun pada tahun 1921 silam oleh KGPAA MAngkunegara sebagai hadiah untuk kedua putrinya yang bernama GRAy Partinah dan GRAy Partini.

Lahan tersebut dibagi atas dua area. Area pertama dinamakan Partinah Bosh. Komplek ini dikhususkan untuk budidaya berbagai tanaman langka seperti beringin putih, apel cokelat, beringin sungsang, dan kenari. Kompleks kedua diberi nama Partini Bosch. Komplek kedua dikhususkan untuk taman air dengan beberapa perahu hias yang ditambatkan di sisi-sisi kolam.

Dahulu taman ini tidak terbuka untuk umum. Namun setelah mengalami revitalisasi, semua orang boleh memasukinya secara gratis, kecuali biaya parkir dan sewa perahu hias.

Taman Balekambang
Sumber: Instragam

Taman Sriwedari

Taman lainnya di Solo yang tak kalah elok adalah Taman Sriwedari. Taman ini merupakan pusat hiburan rakyat. Konon, taman yang dibangun oleh Pakubuwono X ini terinspirasi dari mitos mengenai taman surga yang menggambarkan keindahan dan kelengkapan. Dahulu, taman ini hanya diperuntukkan bagi keluarga kerajaan yang bersantai dan berekreasi.

Di dalam Taman Sriwedari terdapat beberapa bagian yang difungsikan sebagai tempat pertunjukan seni. Ada bagian yang khusus untuk menampilkan pertunjukan tari, ada yang untuk pertunjukan wayang orang, seni lukis, serta kios-kios yang menawarkan aneka kerajinan dan jajanan rakyat.

Bila ingin membuktikan kesemarakannya, datanglah pada malam hari. Sebab, sebagian besar pertunjukan ditampilkan pada malam hari.

Taman Sriwedari
Sumber: Instagram

Kampung Batik Kauman

Solo dikenal sebagai sentra batik. Karena itu, di sini kita dapat menyinggahi beberapa kawasan pengrajin batik paling populer. Salah satunya Kampung Batik Kauman. Letaknya sangat dekat dengan Keraton Surakarta.

Perkampungan ini notabene pemukiman kaum abdi dalem Keraton Surakarta yang masih mempertahankan budaya membatik. Di antara perkampungan-perkampungan batik yang ada di , Kampung Batik Kauman inilah yang tertua. Di dalamnya terdapat lebih dari 30 industri batik yang telah menghasilkan ribuan produk batik sepanjang sejarah berdirinya hingga sekarang.

Ada 3 jenis batik unggulan yang dihasilkan oleh pengrajin batik di Kampung Batik Kauman, yakni batik tulis (batik klasik), batik cap, dan batik kombinasi cap dan tulis.

Selain batik, daya tarik perkampungan ini terletak pada arsitektur bangunan-bangunannya. Hampir sebagian besar bangunan masih berupa bangunan tempo dulu yang bergaya Jawa Belanda. Rumah-rumah joglo, limasan serta jalan perkampungan yang berhias gang-gang sempit semakin memperkuat ciri khas Kampung Batik Kauman.

Kampung Batik Kauman
Sumber: Instagram

Puro Mangkunegaraan

Puro atau Istana Mangkunegaraan turut mengisi daftar tempat-tempat wisata populer di Solo. Istana ini telah berdiri sejak tahun 1757. Dilihat dari fungsinya, Puro Mangkunegaraan sama dengan Keraton Surakarta, yaitu sebagai tempat tinggal keluarga kerajaan (Sri Paduka Mangkunegara) dan pusat kegiatan seni dan budaya. Bedanya, Puro Mangkunegaraan berukuran lebih kecil dan lebih terbuka dibandingkan Keraton Surakarta. Sedangkan dari sisi kemegahannya, Puro Mangkunegaraan yang didesain dengan arsitektur khas Eropa patut diacungkan jempol.

Selain melihat benda-benda peninggalan sejarah yang tersimpan di sini atau menyaksikan pertunjukan seni gamelan, kita juga dapat mengikuti prosesi royal dinner ala keluarga bangsawan, lengkap dengan suasana kejawen yang begitu sarat.

Puro Mangkunegaraan
Sumber: Pesona Indonesia

Ngarsopuro Night Market

Bila di Yogya ada Malioboro yang gemerlap di malam hari, maka Solo punya Ngarsopuro Night Market yang tak kalah semarak. Ngarsopuro night market merupakan pasar yang beroperasi pada malam hari. Sayangnya pasar ini tidak diadakan setiap malam, melainkan hanya pada malam Minggu dan malam Senin saja.

Berbagai produk dijajakan di sini, mulai dari kuliner, fashion, kerajinan, aksesoris hingga elektronik pun tersedia. Jika pandai menawar, kita akan mendapatkan barang dengan harga yang sangat ramah sekali di kantong.

Ngarsopuro Night Market
Sumber: Instagram

Pasar Klewer

Pasca dilalap api pada tahun 2014 silam, kini Pasar Klewer telah tampil dengan wajah baru yang lebih apik. Di antara sekian banyak pasar induk di Solo, Pasar Klewer inilah yang terbilang ramai. Pada musim liburan, Pasar Klewer sudah pasti akan dipadati wisatawan yang ingin berbelanja oleh-oleh, seperti kain batik, pakaian, pernak-pernik, aksesoris, dan sebagainya dalam tingkatan harga yang bervariasi.

Pasar Klewer
Sumber: Instagram

Galabo Solo

Puas menyusuri tempat wisata daerah Solo Jawa Tengah paling populer, kini saatnya memanjakan lidah dan perut. Datanglah ke Galobo Solo yang mengambil tempat di halaman selatan Benteng Vastenburg. Galobo Solo merupakan  pusat kuliner legendaris dengan harga merakyat. Sebut saja seperti Sate Kere Yu Rebi, Tengkleng Klewer Bu Ediyem, Rawon Penjara, Gudeg Ceker Margoyudan, dan masih banyak lagi.

Asyiknya lagi, kini Galobo Solo sudah lebih tertata rapi dibandingkan tahun tahun sebelumnya saat masih berada d ruas Jalan Mayir Sunaryo. Berwisata kuliner pun jadi terasa lebih menyenangkan.

Galabo Solo
Sumber: Wikipedia

Itulah beberapa tempat wisata di daerah Solo Jawa Tengah paling populer. Jangan lupa untuk segera mencatat nama-nama tempat di atas pada agenda perjalanan Anda agar tidak terlewatkan kala berada di Solo.

 

Baca Juga:  Pengaruh Driver Online terhadap Wisata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *