Home » Blog » Abdullah ibn Umar ibn al-Khattab – Pengikut Jejak Nabi Muhammad saw

Abdullah ibn Umar ibn al-Khattab – Pengikut Jejak Nabi Muhammad saw

Abdullah ibn Umar ibn al-Khattab - Pengikut Jejak Nabi Muhammad saw

Abdullah ibn Umar ibn al-Khattab adalah seorang sahabat Nabi yang berasal dari Suku Quraisy, keturunan Bani Adi. Ayahnya adalah Umar ibn al-Khattab r.a., khalifah Rasulullah setelah Abu Bakr al-Shiddiq r.a. Ibunya bernama Zainab bint Mazh‘un ibn Hubaib al-Jumahiyah. Saudarinya adalah Hafshah bint Umar, istri Nabi Muhammad saw. la memeluk Islam bersama ayahnya, Umar ibn al-Khattab, sejak belum berusia balig. Jadi, tidak benar jika ada yang mengatakan bahwa ia masuk Islam sebelum ayahnya. Hanya saja, memang ia berhijrah mendahului ayahnya. Mungkin karena itulah banyak yang mengira bahwa ia lebih dahulu masuk Islam daripada ayahnya.

Ketika Rasulullah saw. menyeru kaum muslim untuk berjihad pada Perang Badar dan Uhud, beliau mengeluarkan dari barisan pasukan beberapa remaja yang dianggap belum cukup usia, termasuk di antaranya Abdullah ibn Umar, yang belum balig. Memang ada banyak remaja yang bersemangat ikut perang dan ingin meraih kesyahidan.

Perang Khandaq adalah perang pertama yang diikuti oleh Abdullah ibn Umar. la selalu berusaha mengikuti jejak langkah Rasulullah dalam segala urusan. Nafi meriwayatkan bahwa Ibn Umar berkata, “Aku bermimpi seolah aku menggenggam sehelai kain sutera. Ketika aku memegangnya dan menunjuk kesebuah tempat, sutera itu terbang membawaku ke sana. Aku pun menceritakannya kepada Hafshah, dan ia menceritakan kepada Rasulullah saw., yang kemudian bersabda, ‘Saudaramu itu orang yang saleh.’ Atau, ‘Abdullah adalah laki-laki yang saleh'”.

Dalam riwayat Iain dikatakan, “Sebaik-baik laki-laki adalah Abdullah, jika ia sedang shalat di waktu malam”.

Sepanjang hidupnya ia banyak menghabiskan waktu malamnya untuk beribadah kepada Allah dan mendirikan shalat malam. Pada suatu malam, seorang sahabatnya datang sambil membawa makanan. Abdullah bertanya, “Apa ini?”.

Sahabatnya menjawab, “Obat untuk mengenyangkan perut”.

Ibn Umar tersenyum dan berkata, “Untuk mengenyangkan perut? Sudah empat puluh tahun aku tak pernah kenyang oleh makanan”.

Malik pernah mengatakan bahwa Ibn Umar termasuk salah seorang imam kaum muslim. Selama enam puluh tahun ia memberi fatwa, baik di musim haji atau di kesempatan lain. Misalnya, dalam sebuah kesempatan Abdullah ibn Umar berkata, “Berbuat kebaikan itu mudah: wajah berseri dan perkataan yang lembut”.

la ikut dalam banyak peperangan bersama kaum musli lainnya, termasuk Perang Muktah dan Perang Yarmuk. Pada Perang Yamamah ia ikut serta bersama pamannya, Zaid ibn al-Khattab. Ketika terjadi fitnah antara Ali dan Muawiyah, ia memilih mengasingkan diri, enggan terlibat dalam sengketa tersebut. Namun, di akhir hayatnya ia berkata, “Belum pernah aku merasakan penyesalan berkaitan dengan urusan dunia selain ketika aku tidak dapat ikut berperang bersama Ali melawan kelompok yang zalim”.

Ibn al-Atsir menuturkan bahwa al-Hajjaj memerintahkan seseorang untuk membunuh Ibn Umar dengan menancapkan tombak beracun ke tubuhnya. Tombak itulah yang menewaskan Abdullah ibn Umar. Semoga Allah merahmatinya.

 

You also like

Hasil Peradaban Mongol Masa Islam

Perang Salib dalam Lintasan Sejarah

Perang Salib adalah perang agama yang terjadi selama hampir tiga abad sebagai reaksi umat Kristen di Eropa terhadap…
As‘ad ibn Zurarah; Imam Jumat Pertama di Madinah  

As‘ad ibn Zurarah; Imam Jumat Pertama di Madinah  

As‘ad ibn Zurarah sahabat Nabi dari kalangan Anshar yang berasal dari kabilah Khazraj, keturunan Bani Najjar. Ayahnya bernama…
Zainab bint Khuzaimah

Zainab bint Khuzaimah; Umm al-Mu’minin & Umm al-Masakin

Biografi Nama lengkapnya Zainab binti Khuzaimah ibn Haris ibn Abdillah  ibn Amru ibn Abdi Manaf ibn Hilal ibn…

Zainab bint Jahsy; Umm al-Mu’minin yang Sangat Khusyu’ Beribadah

Biografi Setelah Rasulullah saw. menikah dengan Ummu Salamah, Rasulullah saw. menikah dengan Zainab binti Jahsy. Ia adalah sepupu Rasulullah…
Pengiriman Pasukan Usamah

Pengiriman Pasukan Usamah

Segala ancaman pemberontakan yang kini tersebar di negeri-negeri Arab bukan tidak diketahui oleh Abu Bakr dan sahabat-sahabatnya dari…
Abdullah ibn Zaid ibn Tsa'labah - Bermimpi Tentang Adzan

Abdullah ibn Zaid ibn Tsa’labah – Bermimpi Tentang Adzan

Abdullah ibn Zaid ibn Tsa'labah seorang sahabat Nabi dari kalangan Anshar yang berasal dari suku Khazraj, keturunan Bani…

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop

Nama Toko

Selamat datang di Toko Kami. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Selamat datang, ada yang bisa Saya bantu