Home » Blog » Anmah Abu Ibrahim – Pecinta Nabi saw  

Anmah Abu Ibrahim – Pecinta Nabi saw  

Anmah Abu Ibrahim - Pecinta Nabi saw  

Anmah Abu Ibrahim adalah seorang sahabat Nabi yang berasal  dari kalangan Anshar. Imam al-Thabrani, Ibn Katsir, dan al-Haitsami mencatat sebuah kisah yang diriwayatkan oleh  Yahya ibn Bukair dari Rafi ibn Khalid dari Muhammad ibn  Ibrahim ibn Anmah al-Juhani dari ayahnya dari kakeknya  bahwa pada suatu hari Nabi Muhammad saw. keluar dan seorang lelaki Anshar menemui beliau. Lelaki itu berkata, “Wahai  Rasulullah, demi ayah dan ibuku, aku melihat raut wajahmu  seperti sedang dirundung kesulitan.” Sesaat Nabi memandang  orang itu, lalu beliau bersabda, “Lapar.”

Lelaki itu bergegas menuju rumahnya, mencari makanan yang bisa diberikan kepada Rasulullah. Namun, ia tak menemukan sedikit pun makanan di rumahnya. Kemudian ia pergi  mendatangi Bani Quraizhah dan meminta pekerjaan dari mereka  untuk memanen kurma. la mendapat sebutir kurma matang  untuk setiap ember kurma yang ia petik. Setelah mendapat  segenggam kurma ia kembali menemui Rasulullah saw. yang  masih berada di tempat semula. la menyerahkan kurma yang  berhasil dikumpulkannya kepada beliau sambil berkata, “Makan lah, wahai Rasulullah.”

Nabi saw. bersabda, “Sungguh, menurutku, engkau sangat  mencintai Allah dan Rasul-Nya.”

la menjawab, “Benar sekali, demi zat yang telah mengutusmu dengan kebenaran, engkau lebih aku cintai daripada diriku sendiri, anakku, keluargaku, dan harta bendaku.”

Mendengar jawabannya, Nabi saw. bersabda, “Jika benar  begitu, bersabarlah ketika menghadapi kesusahan dan bersiaplah menghadapi bahaya. Demi zat yang telah mengutusku  membawa kebenaran, kesusahan dan bahaya lebih cepat datang  kepada orang yang mencintaiku melebihi kecepatan air yang  turun dari gunung.” Hadis tersebut diriwayatkan oleh Abu Musa dan Abu Nu‘aim.

Abu Musa mengatakan bahwa Ibn Syahin dan Abu Nu‘aim  menyebut namanya dengan huruf “tsa” sehingga menjadi  “Utsmah”, bukan “Anmah”.

Sedangkan al-Hafizh Abu Abdillah ibn Mundah menyebutnya dengan huruf “nun (Anmah). Pendapat ini juga dipegang oleh Ibn Makula dan Abu Umar.’ Wallahu a‘lam.

You also like

Ka‘b ibn Zuhair ibn Abu Sulma Penyair Agung   

Ka‘b ibn Zuhair ibn Abu Sulma Penyair Agung   

Ka‘b ibn Zuhair ibn Abu Sulma adalah seorang sahabat Nabi keturunan Bani Zainah. la dikenal sebagai penyair ulung.…
Al-Hasan dan al-Husain Pemimpin Pemuda Surga   

Al-Hasan dan al-Husain Pemimpin Pemuda Surga   

Al-Hasan dan al-Husain adalah sahabat sekaligus cucu Rasulullah  saw. Keduanya adalah belahan hati Rasulullah saw. dan pemimpin para…
Abu Ayyub al-Anshari

Abu Ayyub al-Anshari – Tempat Persinggahan Nabi

Abu Ayyub al-Anshari adalah seorang sahabat Nabi dari kalangan Anshar, yang berasal dari suku Khazraj. Nama aslinya adalah…
Fairuz al-Dailami- Pembunuh al-Aswad al-Unsa al-Kazzab  

Fairuz al-Dailami- Pembunuh al-Aswad al-Unsa al-Kazzab  

Abu Umar ibn Abdul Bar menuturkan dalam kitab al-lsti'ab bahwa Fairuz al-Dailami adalah seorang sahabat Nabi yang  berasal dari…
Ashim ibn Tsabit  Jasadnya Dilindungi Lebah  

Ashim ibn Tsabit – Jasadnya Dilindungi Lebah  

Ashim ibn Tsabit sahabat Nabi dari kalangan Anshar yang berasal dari suku Aus keturunan Bani Dhubay. la mendapat…
Dihyah al-Kalabi; Jibril Turun  dalam Rupa Dirinya  

Dihyah al-Kalabi; Jibril Turun  dalam Rupa Dirinya  

Dihyah al-Kalabi adalah sahabat Nabi yang berasal dari suku al-Kalabi. Ayahnya bernama Khulaifah ibn Farwah ibn Fadhalah. la…

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop

Nama Toko

Selamat datang di Toko Kami. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Selamat datang, ada yang bisa Saya bantu